Kegiatan Tarawih Keliling Walikota Bandung

Walikota Bandung H. Dada Rosada SH SMi., dalam mengisi kegiatannya di bulan Ramadhan, melakukan Tarawih Keliling di beberapa mesjid dan pesantren di kota Bandung. Salah satunya di Pesantren Al Anwariyah di kecamatan babakan Ciparay kota Bandung september 2009. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri pula oleh jajaran Muspida Kota Bandung beserta SKPD diantaranya: Disduk, Diskop, Bapeda, Bina marga, Kabag ekonomi, Kabag bidang Kesra, unsur Muspika kecamatan dan kelurahan beserta para ulama dan jemaah yang hadir di pesantren tersebut.

Dalam amatnya walikota Bandung, menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Bandung, untuk selalu memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan. Misalnya, menggalakan penghijauan, berupa penanaman pohon di lingkungan sekitar kita. “Paling tidak dengan tidak melakukan perusakan pohon pun, itu sudah merupakan suatu bentuk rasa tanggung jawab dan berperan serta dalam melestarikan lingkungan” ujarnya.

Karena, selain termasuk satu,  dari 7 program agenda prioritas pembangunan. Kepedulian terhadap lingkungan hidup, merupakan salaah satu upaya untuk menciptakan rasa nyaman di dalam lingkungan masyarakat “kalau kita ingin hidup enak di surga, maka buat hidup enak di dunia. Jadi menciptakan surga kenikmatan di dunia” ujarnya.
Namun dari itu, walikota Bandung, Dada Rosada, dalam kesempatan tersebut mengkritisi tentang dinamika umat Islam dewasa ini. Yang dirasakanya kurang memiliki rasa kepekaan dan kepeduliannya terhadap berbagai masalah social di sekelilingnya, misalnya kurang perdulinya terhadap kemiskinan. Padahal menurutnya  umat Islam di kota Bandung berjumlah 89 % sedangkan sisanya 11 % merupakan penganut agama lain. Namun justru umat Islam yang hampir memegang bagian terbesar di dalamnya. 

Dalam kesempatan Taraweh Keliling tersebut, Walikota Bandung H Dada Rosada SH MSi, memberi sumbangan ke 30 kecamatan dan 151 mesjid di lingkungan kelurahan di seluruh kota Bandung. Yang diserahkan secara simbolis dalam kegiatan Taraweh Keliling tersebut. Dengan dana yang dianggarkan sejumlah satu milyar limaratus lima juta rupiah.

Usai acara tersebut, Kasubag agama dan kemasyarakatan bagian kesra, sekertariat daerah kota Bandung, Juju Samsudin Ssos. MSi. ketika diminta komentar mengatakan, bahwa dengan kegiatan ini akan lebih mempererat hubungan antara umat dan umaro.
Menurut, kedekatan antara umat dan umaro, khususnya di pemerintahan kota Bandung tersebut telah terjalin, jauh-jauh hari. Yaitu melalui Forum Kesatuan Umat Beragama (FKUB), pemerintah tidak hanya menjalin hubungan atau komunikasi dengan umat Islam saja, tetapi juga dengan umat beragama lainya.

Bandung Dedi Wahyudi Dan Dede Rahman Arief melaporkan