Kamis, 22 Januari 2009
SILATURAHMI UNTUK DEKATKAN HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT
BANDUNG, KBC – Panglima Kodam III /Siliwangi dan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama sejumlah tokoh masyarakat kota Bandung mengadakan acara silaturrahmi di Pendopo Wali Kota Bandung, Kamis 22 Januarai 2009. Silaturrahmi ini diharapkan dapat mendekatkan hubungan dengan semua unsur masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal Rasyid Qurnuen Aquary mengingatkan, meski kondisi Jawa Barat selalu kondusif dalam setiap kali pesta demokrasi, bukan berarti tidak ada potensi yang mengarah pada hal-hal yang negatif. Menurutnya, pihak-pihak tertentu yang ingin merugikan dan meresahkan masyarakat Jabar akan selalu ada.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Rasyid mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan agar kondisi kondusif yang selama ini tercipta bisa dipertahankan. Salah satunya dengan terus menyiagakan setiap anggotanya. "TNI terus waspada. Bahkan, meski hari libur, selalu disiapkan sepertiga kekuatan di setiap satuan untuk bisa segera mengatasi apa pun yang terjadi," ujarnya.
Terkait dengan netralitas TNI, Rasyid mengatakan netralitas TNI pada pemilu nanti merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. "Anggota TNI, apa pun pangkatnya, harus bersikap netral. Ada hukuman yang siap dijatuhkan bila tidak bersikap netral," ujarnya.
Laporkan identitasnya. Jika memungkinkan, seketika laporan diterima, maka akan langsung diselesaikan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Timur Pradopo mengharapkan dengan lebih mengintensifkan silaturahmi diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya ekses negatif yang muncul dan dapat mengganggu kondisi kondusif di Jabar menjelang pemilu legiltaslif dan presiden pada 2009.
"Silaturahmi akan lebih digiatkan. Setiap ada kegiatan atau kumpul-kumpul masyarakat yang melibatkan banyak orang, sebisa mungkin kami langsung datangi tempat itu untuk bersilaturahmi," katanya yang ditemui usai menghadiri silaturahmi bersama Pangdam III/Siliwangi
Sebelumnya Timur mengatakan, kondisi kemananan di Jawa Barat menjelang dilaksanakannya pemilu cenderung kondusif. Meski demikian Polda Jabar tetap akan menurunkan dua pertiga kekuatan, yang setara dengan 19.000 personel, untuk mengamankan pemilu. Polisi akan dikerahkan untuk menjamin pelaksanaan kampanye hingga pengumpulan suara berlangsung tertib. (Dedi Wahyudi) |