Rabu,2008-12-31, 23:28:57 WIB

PENYERAHAN HADIAH BEASISWA ANCORA – LAMBADA DI TMII JAKARTA


Jakarta, KBC – Penyerahan hadiah seleksi final peserta penerima beasiswa super Ancora – lambada yang diselenggarakan lambaga pemberdayaan masyarakat dan mitra pembangunan daerah (Lambada) propinsi Jawa Barat bekerjasama dengan PT Ancora Internasional berlangsung di Anjungan Jawa Barat, Taman Mini Indonesia Indah, 28 Desember 2008.

Acara dimeriahkan oleh tari seni kebudayaan Sunda, dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf., Ketua Umum Lambada Bob Sulaiman Effendi, Sekjen Lambada Icang Rahardian, Perwakilan PT Ancora Internasional Titus Dewanto, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, perwakilan rektor perguruan tinggi negeri dan Swasta dari seluruh Jawa Barat, orang tua para mahasiswa dan mahasiswa-mahasiswi para finalis.

Seleksi finalis beasiswa super Ancora - Lambada berhasil menjaring 69 orang mahasiswa-mahasiswi terbaik se Jawa Barat, dari 1028 mahasiswa, mewakili 16 Kabupaten dan kota. Hasil seleksi akhir 20 orang mahasiswa-mahasiswi berhasil lulus seleksi, dan seorang diantara mereka dinyatakan lulus seleksi terbaik, yaitu Asep Cahyana, mahasiswa dari STISIP Widyapuri Mandiri, Sukabumi.

Asep adalah anak seorang pedagang kue keliling, menerima penyerahan SK beasiswa ancora- lambada 2008 sekaligus hadiah sebagai peserta terbaik diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.

Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf dalam sambutannya kepada para mahasiswa-mahasiwi lulus seleksi mengatakan, para mahasiswa hendaknya dapat mengembangkan potensi untuk benar-benar dapat menuangkan ide dan gagasan. Sementara kepada para mahasiswa yang belum berhasil Wakil Gubernur menjajikan untuk mengikuti program beasiswa propinsi Jawa Barat.

Usai penyerahan beasiswa, para hadirin dihibur oleh grup kesenian Sunda Mis Cicih. Wakil Gubernur pada kesempatan itu menjanjikan memberikan bantuan secara rutin dari pemerintah propinsi Jawa Barat kepada grup kesenian Sunda Mis Cicih, Wakil Gubernur Dede Yusuf juga memberikan hadiah langsung 5 juta rupiah.

Dalam kesempatan yang sama, DedeYusuf kepada KBC mengatakan, ia mensuport siapapun yang memberikan beasiswa, dan hal itu berarti mengurangi beban pemerintah dalam memberikan bantuan-bantuan pendidikan.

“Seperti saya kemukakan anggaran pemerintah tidak akan mencukupi kalau hanya mengurusi 42 juta jiwa, tetapi kalau ada yang ingin berpartisipasi, seperti Ancora misalnya, kami sangat berterimakasih sekali untuk memberikan suport seperti itu, Ujar Dede Yusuf. (Dedi/Ojik)