SELEKSI PESERTA BEASISWA LAMBADA

Bogor, KBC - Seleksi 120 peserta beasiswa yang diselenggarakan lambaga pemberdayaan masyarakat dan mitra pembangunan daerah (Lambada) propinsi Jawa Barat yang bekerjasama dengan PT Ancora Internasional yang sebelumnya digelar di enam kota, yaitu Bekasi, Indramayu, Tasikmalaya, Bandung, Padalarang dan Bogor. Atas permintaan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, yang juga kader PAN, seleksi juga digelar Sukabumi yang berlansung pada 17 Desember 2008.

Ketua Lambada Bob Sulaiman yang juga kakak kandung wakil Gubernur Jawa Barat,  dalam sambutan pembukaan acara seleksi beasiswa lambada di Hotel Prianger Badung pada 26 November 2008 mengatakan, tujuan dibentuknya Lambada adalah untuk membantu pemerintah daerah dan propinsi dalam berbagai usaha bersama mengentaskan kemiskinan. Menurut Bob Sulaiman bahwa kemiskinan adalah masalah yang paling krusial, dan oleh karena itu dikatakan, usaha pengentasan kemiskinan bukan wacana dan dan hanya persoalan penghitungan angka kemiskinan. Dia menegaskan kemiskinan adalah “hidup dan mati”. Itulah sebabnya Lambada melakukan upaya pemberdayaan yang ditujukan pada masyarakat miskin. Diantara program lambada yang bekerjasama dengan PT Ancora Internasional memberikan beasiswa kepada anak tidak mampu sebesar enam 6 milyar rupiah.

Sementara itu, Sekjen Lambada yang akrab dipanggil Icang, dihadapan para calon penerima beasiswa lambada yang berlangsung di kawasan wisata Puncak Bogor pada 18 Desember 2008 dalam sambutannya mengatakan, seleksi ini sangat adil, tidak membedakan siapapun dan penilaian semata-mata berdasarkan kemampuan dan potensi yang dimiliki para peserta.

Icang yang sejak awal mengikuti pelasanaan seleksi yang berlansung di tujuh kota di Jawa Barat menjamin bahwa dana yang dipersiapkan oleh lambada sepenuhnya diberikan kepada mahasiswa yang paling berprestasi. Icang juga mengingatkan para peserta yang belum berhasil hendaknya jangan patah semangat dan harapan.

Hasil seleksi sementara dari 7 zona berjumlah 66 orang mahasiswa yang akan di seleksi lagi menjadi 20 mahasiswa pada 28 Desember 2008. Mahasiswa yang lolos akan mendadapat beasiswa sebesar 15 juta rupiah per tahun selama 5 tahun.

66 Mahasiswa dan mahasiswi calon penerima beasiswa tersebut selama 2 hari diberi materi pendidikan kepemimpinan dan pengetahuan umum lainnya berlangsung di Villa Gunung Mas, Puncak, Bogor.

Adapun mahasiswa yang tidak masuk katagori 20, berjumlah sekitar 50 mahasiswa diusahakan ikut aktif dalam kepengurusan Lambada untuk mengikatkan agar tali silaturahmi dan persaudaraan tidak putus.

Rencananya pemberian beasiswa bagi 20 orang mahasiswa yang berhasil lolos seleksi tanggal 28 Desember 2008, oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf di Hotel Salak, Bogor. (Dedi/Ojik/Sambas)